Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Maret 2025

NASKAH MENGETIK KECEPATAN




Judul Tugas     : Memproduksi dokumen di komputer

Langkah Kerja :

a.    Mempersiapkan alat dan bahan (ATK) yang akan digunakan

b.    Siapkan program Microsoft word pada komputer Anda

c.    Gunakan jarak 1.5 spasi

d.    Font  Times New Roman

e.    Font size 12

f.     Ketik terlebih dahulu Nomor dan Nama peserta, kemudian tekan enter.

g.    Mengetik naskah yang sudah disediakan menggunakan Microsoft word

h.    Setelah selesai melakukan pengetikan naskah, silahkan tekan enter, kemudian klik “view and print result”.  Cetak hasil Typing Test anda pada HVS A4

i.      Hasilnya diserahkan pada penguji

j.      Bila ada masalah dengan alat atau soal, tanyakan kepada pengawas pelaksana atau Panitia



NASKAH MENGETIK KECEPATAN DENGAN TYPING MASTER  SELAMA 10 MENIT

ARSIP ELEKTRONIK

        Perkembangan dan pertumbuhan informasi sejak beberapa tahun terakhir ini berjalan sangat cepat. Perubahan informasi tidak lagi terjada dalam hitungan tahun, bulan, atau hari. Akan tetapi sekarang ini, perubahan informasi terjadi dalam hitungan jam, menit, atau bahkan detik. Setiap orang membutuhkan informasi untuk kepentingan pekerjaan pribadi maupun untuk kepentingan organisasi. Informasi telah menjadi salah satu sumber daya bagi suatu organisasi, dan kedudukannya sejajar dengan sumber daya yang lain seperti uang, manusia, mesin, dan material. Tanpa informasi, seseorang tidak dapat mengembangkan kehidupannya secara optimal. Demikian pula suatu organisasi, tanpa memiliki informasi yang akurat akan mengalami kesulitan dalam mewujudkan tujuannya. Bahkan saat ini, informasi dapat dikatakan sebagai senjata bagi setiap orang. Barang siapa memiliki informasi lebih cepat, lengkap, dan akurat, maka akan menjadi pemenang dalam kancah  pekerjaannya. Keadaan yang demikian ini disebut sebagai era informasi.

University of California, Berkeley’s School of Information Management and Systems (Read & Ginn, 2011:2) pernah melakukan penelitian tentang pertumbuhan informasi pada tahun 1999 sampai 2002. Salah satu hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sejak tahun 1999 sampai 2002 telah dihasilkan informasi baru sebanyak 5 exabytes yang tesimpan dalam media cetak, film, magnetik, dan media optik. Jumlah informasi baru diprediksi akan bertambah dua kali lipat pada tiga tahun berikutnya. Sampai pada tahun 2015 sekarang ini, kemungkinan pertambahan jumlah informasi baru lebih besar lagi dibandingkan temuan pada tahun 2002 tersebut. Informasi yang dihasilkan oleh aktivitas organisasi terdiri dari berbagai bidang dan dibutuhkan oleh berbagai pihak, sehingga memerlukan adanya pengelolaan khusus agar informasi tersebut dapat ditemukan dengan segera sesuai dengan kebutuhan setiap orang. Informasi yang terekam sebagai bukti kegiatan suatu organisasi sering disebut dengan istilah arsip. 

Arsip yang dihasilkan oleh suatu organisasi pada masa sekarang ini sebagian masih berupa hard copy berbasis kertas, dan sebagian lainnya berupa soft copy dalam bentuk file elektronik. Sejalan dengan kebutuhan organisasi terhadap tersedianya informasi secara cepat, tepat, dan aman, maka pengelolaan arsip mulai berkembang dalam bentuk pengelolaan arsip secara elektronik.

Sebagian besar organisasi bisnis maupun pemerintahan di era sekarang ini telah banyak menghasilkan dokumen dalam bentuk elektronik. Menurut Read & Ginn (2011:313) “electronic record is a record stored on electronic storage media that can be readly accessed or changed”. Arsip elektonik merupakan arsip yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik yang dapat diakses atau diubah. Lebih lanjut Read & Ginn menambahkan bahwa “electronic records may contain quantitative data, text, images, or sounds that originate as an electronic signal”. Arsip elektronik dapat berisi data kuantitatif, teks, gambar, atau suara yang bersumber dari sinyal elektronik.

Proses pengelolaan arsip elektronik memiliki perbedaan dengan pengelolaan arsip manual. Menurut Read & Ginn (2011:119) siklus pengelolaan arsip elektronik terdiri dari: creation and storage, distribution and use, maintenance, dan disposition.

Perbedaan antara siklus arsip manual dan arsip elektronik terlihat pada tahap penciptaan, penyimpanan, distribusi, dan penggunaan. Pada pengelolaan arsip manual, masing-masing tahap berdiri sendiri sebagai suatu proses kegiatan. Sedangkan pada siklus arsip elektronik, proses penciptaan dan penyimpanan berlangsung dalam satu tahap, serta proses distribusi dan penggunaan juga berjalan dalam satu tahap. Berdasarkan siklus hidup arsip elektronik tersebut, maka dapat dimengerti bahwa pengelolaan arsip secara elektronik lebih efisien.


Kamis, 13 Maret 2025

CONTOH PENGISIAN LEMBAR DISPOSISI



 
Lembar Disposisi

Lembar disposisi biasanya digunakan untuk penanganan surat masuk pada lembaga/organisasi/perusahaan

DISPOSISI

Indeks

:

 

Rahasia

:

 

 

 

 

Penting

:

 

 

 

 

Biasa

:

 

Kode

:

 

Tgl Penyelesaian

:

 

Tgl/No Surat

:

 

 

 

 

Asal

:

 

 

 

 

Isi Ringkas

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Intruksi

:

 

Diteruskan Kepada:

 

1.

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

3.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catataan

Sesudah digunakan harap segera kembali:

Kepada

:

Bagian Administrasi

Tanggal

:

 


Untuk cara pengisiannya cukup mudah, kita tinggal menyesuaikan saja informasinya sesuai dengan surat yang diterima.



Contoh pengisian lembar disposisi pada surat diatas:

Penjelasannya diatas:
  1. Diisi dengan nama lembaga/perusahaan yang sudah di Indeks, disana penulis menggunakan metode Indexing Order
  2. Kita harus mengetahui dan menyimpulkan bahwa surat yang diterima ini apakah bersifat rahasia, penting atau biasa. Jika sudah cheklis salah satunya!
  3. Untuk pembuatan kode disini penulis menggunakan metode abjad dan tanggal surat, seperti pada contoh diatas. Jika teman-teman ingin mengganti kode dengan cara sendiri boleh saja yang penting sesuai dengan sistem penyimpanan arsip yang digunakan pada lembaga tersebut.
  4. Tanggal penyelesaian saya anggap bahwa surat masuk ini diterima 2 hari setelah tanggal surat, jadi bisa diibaratkan pada isian no 4 ini adalah tanggal penerimaan surat tersebut.
  5. Salin tanggal surat dan nomor surat yang ada
  6. Asal surat dari nama lembaga/organisasi atau juga nama perorangan
  7. Kesimpulan isi dari surat tersebut
  8. Diisi oleh pimpinan (menyesuaikan dengan perintah pimpinan)
  9. Sesuai dengan arahan dari pimpinan diisi sesuai dengan subjek suratnya apakah bagian Keuangan, Pemasaran, Kepegawaian, Sarana Prasarana atau bagian Umum.
  10. Diisi tanggal pengembalian atau penyimpanan kepada bagian ARSIPARIS

Terima kasih semoga bermanfaat.

CP, TP, ATP KONSENTRASI KEAHLIAN MPLB FASE F (KURIKULUM MERDEKA)

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
KONSENTRASI KEAHLIAN MANAJEMEN PERKANTORAN

 

IDENTITAS

Bidang Keahlian

Bisnis dan Manajemen

Program Keahlian

Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis

Mata Pelajaran

Manajemen Perkantoran

Fase

F

Nama Penyusun

Wawan Gusniawan, S.E

Instansi

SMKS Al Intisab


DIAGRAM ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN


Tahap 1

1.1 Memahami pengelolaan administrasi umum

Tahap 2

4.2 Memahami peralatan dan perlengkapan kantor (office supplies)

4.3 Memahami mesin-mesin kantor (office machine)

4.4 Memahami aplikasi perkantoran (office software)

4.1 Memahami teknik mengetik cepat (keyboarding)

4.5 Memahami file/data berbasis online (cloud computing)

4.6 Memahami data/informasi melalui internet

Tahap 3

1.2 Memahami korespondensi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

1.3 Memahami penanganan surat (mail handling)

3.1 Memahami pengelolaan kearsipan

3.2 Memahami pengelolaan arsip secara elektronik/digital

Tahap 4

2.1 Memahami komunikasi lisan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

2.2 Memahami komunikasi melalui telepon dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

2.3 Memahami pengelolaan informasi/data informasi ditempat kerja

1.4 Memahami dokumen perjalanan dinas, akomodasi dan transportasi perjalanan dinas (business travelling arrangement)

1.5 Memahami pengelolaan jadwal agenda pimpinan (daily agenda)

Tahap 5

5.1 Memahami pengelolaan rapat/pertemuan secara daring maupun luring

5.2 Memahami penyiapan bahan/materi presentasi

5.3 Memahami notulen rapat

Tahap 6

6.1 Memahami kas kecil

6.2 Memahami laporan kas kecil

6.3 Memahami transaksi perbankan sederhana

6.4 Memahami transaksi kas dan non kas

Tahap 7

7.1 Memahami peraturan ketenaga kerjaan

7.2 Memahami administrasi pengelolaan sumber daya manusia

7.3 Memahami administrasi hubungan industrial

Tahap 8

8.1 Memahami peraturan sarana dan prasarana kantor

8.2 Memahami administrasi sarana dan prasarana kantor

8.3 Memahami furnitur kantor (officefurniture)

8.4 Memahami interior kantor (officearrangement)

8.5 Memahami tata ruang kantor (officelayout)

Tahap 9

9.1 Memahami kehumasan

9.2 Memahami pelayanan kepada kolega/pelanggan

9.3 Memahami keprotokolan


ELEMEN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

TUJUAN PEMBELAJARAN

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

1.       Pengelolaan administrasi umum

Pada akhir fase F peserta didik mampu memahami pengelolaan administrasi umum, melaksanakan korespondensi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, menerapkan penanganan surat (mail handling), pengelolaan perjalanan dinas, serta pengelolaan jadwal kegiatan pimpinan (daily agenda).

1.1.    Memahami pengelolaan administrasi umum

1.2.    Memahami korespondensi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

1.3.    Memahami penanganan surat (mail handling)

1.4.    Memahami dokumen perjalanan dinas, akomodasi dan transportasi perjalanan dinas (business travelling arrangement)

1.5.    Memahami pengelolaan jadwal agenda pimpinan (daily agenda).

TAHAP 1

1.1 Memahami pengelolaan administrasi umum

 

TAHAP 2

4.2 Memahami peralatan dan perlengkapan kantor (office supplies)

4.3 Memahami mesin-mesin kantor (office machine)

4.4 Memahami aplikasi Perkantoran (office

software)

4.1 Memahami teknik mengetik cepat (keyboarding)

4.5 Memahami file/data berbasis online (cloud computing)

4.6 Memahami data / informasi melalui internet

 

TAHAP 3

1.2 Memahami korespondensi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

1.3 Memahami penanganan Surat (mail handling)

3.1 Memahami pengelolaan kearsipan

3.2 Memahami pengelolaan arsip secara elektronik/digital

 

TAHAP 4

2.1 Memahami komunikasi lisan dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris

2.2 Memahami komunikasi melalui telepon dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris

1.3 Memahami pengelolaan informasi di tempat kerja

1.4 Memahami dokumen Perjalanan dinas, akomodasi dan transportasi perjalanan dinas (business travelling arrangement)

1.5 Mengelola jadwal agenda Pimpinan (daily agenda).

 

TAHAP 5

5.1 Memahami pengelolaan rapat/pertemuan secara online maupun offline

5.2 Memahami penyiapan bahan/materi presentasi

5.3 Memahami notulen rapat

 

TAHAP 6

6.1 Memahami kas kecil

6.2 Memahami laporan kas kecil

6.3 Memahami transaksi Perbankan sederhana

6.4 Memahami transaksi kas dan non kas

 

TAHAP 7

7.1 Memahami peraturan ketenagakerjaan

7.2 Memahami administrasi pengelolaan sumber daya manusia

7.3 Memahami administrasi hubungan industrial

 

TAHAP 8

8.1 Memahami peraturan sarana dan prasarana kantor

8.2 Memahami administrasi sarana dan prasarana kantor

8.3 Memahami furnitur kantor (officefurniture)

8.4 Memahami interior kantor (officearrangement),

8.5 Memahami tata ruang

kantor (officelayout)

 

TAHAP 9

9.1 Memahami kehumasan

9.2 Memahami pelayanan kepada kolega/pelanggan

9.3 Memahami keprotokolan

2.       Komunikasi ditempat kerja

Pada akhir fase F peserta didik mampu menerapkan prosedur berkomunikasi lisan dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan/atau bahasa asing lainnya, baik melalui telepon maupun secara langsung dalam kaitan pelayanan kepada kolega/pelanggan, serta mengelola informasi di tempat kerja.

2.1.    Memahami komunikasi lisan dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris

2.2.    Memahami komunikasi melalui telepon dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris

2.3.    Memahami pengelolaan informasi di tempat kerja

3.       Pengelolaan kearsipan

Pada akhir Fase F peserta didik mampu menerapkan pengelolaan kearsipan mulai dari prosedur penyimpanan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan arsip, penentuan masa retensiarsip, penyusutan arsip, serta pengelolaan arsip secara elektronik/digital

3.1.  Memahami pengelolaan kearsipan

3.2.  Memahami pengelolaan arsip secara elektronik/digital

4.       Teknologi perkantoran

Pada akhir fase F peserta didik mampu menerapkan teknik mengetik cepat (keyboarding), pengoperasian peralatan dan perlengkapan kantor (office supplies), mesin-mesin kantor (office machine), aplikasi perkantoran (office software), pembuatan dan penyimpanan file/data berbasis online (cloud computing), serta pengaksesan data/informasi melalui internet.

4.1.  Memahami teknik mengetik cepat (keyboarding)

4.2.  Memahami peralatan dan

perlengkapan kantor (office supplies)

4.3.  Memahami mesin-mesin kantor (office machine)

4.4.  Memahami aplikasi perkantoran (office software)

4.5.  Memahami file/data berbasis online (cloudcomputing)

4.6.  Memahami data / informasi melalui internet

5.       Pengelolaan rapat/pertemuan

Pada akhir fase F peserta didik mampu menerapkan prosedur persiapan kegiatan rapat/pertemuan secara online maupun offline, penyiapan bahan/materi presentasi, dan pembuatan notulen rapat.

5.1.  Memahami pengelolaan rapat/pertemuan secara online maupun offline

5.2.  Memahami penyiapan bahan / materi presentasi

5.3.  Memahami notulen rapat

6.       Pengelolaan keuangan sederhana

Pada akhir fase F peserta didik mampu menerapkan pengelolaan kas kecil, pembuatan laporan kas kecil, transaksi perbankan sederhana, dan transaksi kas serta nonkas.

6.1.  Memahami pengelolaan kas kecil

6.2.  Memahami laporan kas kecil

6.3.  Memahami transaksi perbankan sederhana

6.4.  Memahami transaksi kas dan non kas

7.       Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pada akhir fase F Peserta didik mampu memahami peraturan ketenagakerjaan dan menerapkan prosedur administrasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

7.1.  Memahami peraturan ketenagakerjaan

7.2.  Memahami administrasi pengelolaansumber daya manusia

7.3.  Memahami prosedur administrasi hubungan industria

8.       Pengelolaan sarana dan prasarana

Pada akhir fase F peserta didik mampu memahami peraturan sarana dan prasarana kantor, furnitur kantor (office furniture), interior kantor (office arrangement), serta menerapkan tata ruang kantor (office layout), dan menerapkan prosedur administrasi pengelolaan sarana dan prasarana kantor.

8.1.  Memahami peraturan sarana danprasarana kantor

8.2.  Memahami administrasi sarana danprasarana kantor

8.3.  Memahami furnitur kantor (office furniture),

8.4.  Memahami interior kantor (office arrangement),

8.5.  Memahami tata ruang kantor (office layout)

9.       Pengelolaan humas dan keprotokolan

Pada akhir fase F peserta didik mampu memahami khalayak humas, etika dan kode etik profesi humas, pembuatan media komunikasi humas, dan peraturan keprotokolan, serta menerapkan kegiatan kehumasan dan kegiatan keprotokolan.

9.1.  Memahami kehumasan

9.2.  Memahami pelayanan kepada kolega/pelanggan

9.3.  Memahami keprotokolan