A. SUSUNAN NOTULA RAPAT
Susunan notula rapat merupakan
struktur atau format penulisan laporan hasil rapat yang mencatat semua hal
penting yang dibahas dan diputuskan dalam rapat. Berikut adalah susunan umum
notula rapat:
1. Judul Notula
Contoh:
Notula Rapat Koordinasi Tim Proyek XYZ
2. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
- Hari/Tanggal: Senin, 14 April 2025
- Waktu: 10.00 – 12.00 WIB
- Tempat: Ruang Rapat Lantai 2, Gedung A
3. Agenda Rapat
Menjelaskan topik atau tujuan utama rapat.
Contoh:
- Evaluasi
progres proyek
- Pembagian
tugas lanjutan
- Pembahasan
kendala teknis
4. Peserta Rapat
Mencantumkan daftar hadir atau nama-nama
peserta yang mengikuti rapat. Bisa juga dilengkapi dengan jabatan atau
perannya.
Contoh:
- Andi Saputra
– Ketua Tim
- Rina Ayu –
Sekretaris
- Dll.
5. Pemimpin Rapat
Nama orang yang memimpin jalannya rapat.
Contoh:
Pemimpin Rapat: Andi Saputra
6. Jalannya Rapat (Isi Notula)
Bagian ini memuat ringkasan pembahasan dalam
rapat, meliputi:
- Pembahasan: Ringkasan poin-poin penting yang dibahas
- Keputusan: Hasil keputusan rapat
- Tindak
Lanjut: Rencana aksi atau
siapa yang bertanggung jawab terhadap apa
Contoh:
- Pembahasan: Progres proyek mencapai 70%, masih ada
kendala dalam pengiriman bahan.
- Keputusan: Pengiriman bahan akan dialihkan ke
vendor B.
- Tindak
Lanjut: Rina Ayu bertugas
menghubungi vendor B paling lambat tanggal 17 April 2025.
7. Penutup
Informasi mengenai waktu berakhirnya rapat dan
ucapan terima kasih atau kesimpulan umum.
Contoh: Rapat ditutup pada pukul 12.00 WIB
dengan kesimpulan bahwa seluruh tim harus mempercepat progres proyek untuk
mencapai target akhir bulan.
8. Nama dan Tanda Tangan Notulis
Sebagai bukti otentik pencatatan.
Contoh: Notulis:
Rina Ayu
Tanda tangan
B. ISTILAH YANG BERHUBUNGAN
DENGAN RAPAT
📝 Istilah Umum dalam Rapat
- Agenda
Rapat
Daftar pokok bahasan atau topik yang akan dibicarakan dalam rapat. Disusun sebelum rapat dimulai sebagai panduan jalannya diskusi. - Notula /
Notulen
Catatan tertulis mengenai jalannya rapat, mencakup waktu, peserta, hasil diskusi, dan keputusan. Ditulis oleh notulis. - Notulis
Orang yang bertugas mencatat semua jalannya rapat dan menyusunnya menjadi notula. - Moderator
/ Pimpinan Rapat
Orang yang memimpin rapat, menjaga agar diskusi tetap fokus dan sesuai agenda, serta memastikan setiap peserta mendapat kesempatan bicara. - Peserta
Rapat
Orang-orang yang hadir dan ikut terlibat dalam rapat. Bisa sebagai penentu keputusan, penyumbang ide, atau pendengar aktif. - Kuorum
Jumlah minimum peserta yang harus hadir agar rapat sah untuk dilaksanakan dan keputusan bisa diambil secara resmi. - Interupsi
Penyelaan dalam pembicaraan, biasanya dilakukan untuk memberikan tanggapan penting atau klarifikasi. - Keputusan
Rapat
Hasil akhir dari pembahasan rapat yang telah disepakati bersama oleh peserta. Bisa berupa kesepakatan, perintah kerja, atau langkah strategis. - Tindak
Lanjut
Langkah konkret yang harus dilakukan berdasarkan hasil keputusan rapat. Biasanya ditugaskan kepada individu atau tim tertentu. - Diskusi
Proses pertukaran ide, pendapat, dan informasi dalam rapat untuk mencapai keputusan. - Undangan
Rapat
Surat atau pemberitahuan resmi kepada calon peserta rapat yang berisi informasi waktu, tempat, dan agenda rapat. - Rapat
Internal
Rapat yang hanya melibatkan anggota dalam satu organisasi atau divisi. - Rapat
Eksternal
Rapat yang melibatkan pihak luar seperti klien, mitra, atau stakeholder lain. - Resume
Rapat
Ringkasan hasil rapat, biasanya berupa poin-poin penting tanpa detail diskusi.
C. TATA CARA PENCATATAN HASIL
RAPAT
📌 Tata Cara Pencatatan Hasil Pertemuan/Rapat
1. Persiapan Sebelum Rapat
- Siapkan format
notula terlebih dahulu (judul, tanggal, peserta, agenda, dll).
- Pelajari
agenda rapat agar paham topik yang akan dibahas.
- Pastikan alat
bantu mencatat tersedia (laptop, buku catatan, alat tulis, atau perekam
suara jika diperlukan).
2. Pencatatan Saat Rapat Berlangsung
- Catat
secara ringkas tapi padat informasi, fokus pada:
- Waktu mulai dan selesai
- Nama pemimpin rapat
- Nama peserta yang hadir
- Agenda yang dibahas
- Pendapat-pendapat penting yang muncul
- Keputusan yang diambil
- Tugas atau tindak lanjut beserta penanggung jawabnya
- Hindari
mencatat semua kata-kata secara verbatim (kata per kata). Fokus pada isi,
kesimpulan, dan keputusan.
- Gunakan
poin-poin atau format tabel agar mudah dibaca.
3. Penyusunan Notula Setelah Rapat
- Rapikan
catatan menjadi bentuk notula yang rapi dan formal.
- Susun
bagian-bagian seperti berikut:
- Judul rapat
- Hari/tanggal dan tempat rapat
- Daftar hadir
- Agenda rapat
- Ringkasan jalannya rapat
- Keputusan dan tindak lanjut
- Waktu penutupan rapat
- Nama notulis dan tanda tangan
4. Distribusi Hasil Rapat
- Setelah
selesai, kirimkan notula ke peserta rapat dan pihak terkait (bisa melalui
email, grup WA, atau sistem manajemen dokumen).
- Pastikan
semua pihak mengetahui hasil dan tanggung jawab masing-masing.
5. Penyimpanan Arsip
- Simpan hasil
notula dalam bentuk digital dan/atau cetak di folder yang mudah dicari.
- Gunakan
sistem penamaan file yang konsisten (misalnya: Notula_Rapat_ProyekA_2025-04-14.docx).
D. CONTOH NOTULA RAPAT
![]() |
DAFTAR PUSTAKA
1.
Arifin, Z. (2015). Teknik Menulis Notula Rapat dan Laporan Kegiatan.
Jakarta: Mitra Wacana Media.
2.
Haryanto, S. (2017). Manajemen Administrasi Perkantoran Modern.
Yogyakarta: Deepublish.
3.
Siregar, E. (2019). Korespondensi dan Tata Naskah Dinas. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
4.
Wibowo, A. (2021). Etika dan Komunikasi Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
5.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Pedoman Umum Tata Naskah
Dinas Instansi Pemerintah. Jakarta: Kemendikbud.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar